SEKRETARIS PERUSAHAAN

Sekretaris Perusahaan memiliki tanggung jawab utama untuk menjadi penghubung antara Perseroan dengan pemangku kepentingan eksternal, terutama regulator, pemegang saham, dan masyarakat luas. Sekretaris Perusahaan juga berfungsi memastikan bahwa dalam menjalankan kegiatan komunikasinya dengan pihak-pihak eksternal, Perseroan senantiasa mematuhi peraturan perundang-perundangan. Fungsi Sekretaris Perusahaan di Perseroan telah dibentuk berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik. Pembentukan Sekretaris Perusahaan di Perseroan didasarkan pada Surat Keputusan Direksi No. 004/NFC/SK-DIR/IIII/ 2018 tanggal 1 Maret 2018, yang mengangkat Inda Ayu Susanty sebagai Sekretaris Perusahaan.

Profil Sekretaris Perusahaan

Warga Negara Indonesia, usia 37 tahun. Lulus dengan gelar Sarjana Sastra Jepang dari Universitas Sumatera Utara pada tahun 2005. Sebelum bekerja di Perseroan, pernah bekerja di Call Center PT Telkomsel (2005–2008), Administration di Hewlett Packard (2008), Tenant Relation di PT Jaya Real Property (2011–2012), Marketing Communication di PT Mitra Komunikasi Nusantara (2013–2015), dan Marketing di PT Ekosistem Telekomunikasi Indonesia (2016–2017). Diangkat sebagai Sekretaris Perusahaan pada tahun 2018. (sejak 2016). Diangkat sebagai Sekretaris Perusahaan pada tahun 2018.

Pelatihan & Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan

Pada tahun 2019 Sekretaris Perusahaan telah mengikuti pelatihan dan sosialisasi terkait peraturan pasar modal, antara lain sebagai berikut:
1. Seminar POJK No. 36/POJK.04/2018 tentang Tata Cara Pemeriksaan di Sektor Pasar Modal, diselenggarakan oleh BEI tanggal 12 Februari 2019.

2. Seminar “Memastikan Kepatuhan Perusahaan atas Peraturan Terkait Direksi dan Dewan Komisaris” (POJK No. 33/POJK.04/2014 dan Peraturan Terkait Lainnya),
diselenggarakan oleh BEI tanggal 20 Maret 2019.

3. Seminar “Yang Perlu Diperhatikan oleh Corporate Secretary dalam Pembentukan Organ Board: Komite, Corporate Secretary dan Internal Audit”,  diselenggarakan oleh BEI tanggal 9 April 2019.
4. Seminar Terkait POJK No. 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan atas POJK No. 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, diselenggarakan oleh BEI tanggal 24 Juni 2019.
5. Seminar “Strategi Implementasi GCG yang Efektif dengan Tugas Corporate Secretary dan POJK No. 21/POJK.04/2014 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka”, diselenggarakan oleh BEI tanggal 2 Juli 2019.
6. Seminar “Memahami Peraturan Buyback Saham sesuai POJK No. 30/POJK.04/2017 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka”, diselenggarakan oleh BEI tanggal 13 Agustus 2019.

  

Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan : 

Pada 2019 Sekretaris Perusahaan melaksanakan tugas berikut, antara lain:

1. RUPST pada 21 Mei 2019, di Arjuna Room, Kresna Tower, SCBD, Jakarta.

2. RUPSLB pada 21 Mei 2019, di Arjuna Room, Kresna Tower, SCBD, Jakarta.
3. Paparan Publik Tahunan pada 21 Mei 2019, di Arjuna Room, Kresna Tower, SCBD, Jakarta.
4. RUPSLB pada 17 Desember 2019, di Arjuna Room, Kresna Tower, SCBD, Jakarta.
5. Penyampaian keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Perseroan selama tahun 2019.
6. Penyampaian laporan kepada OJK selama tahun 2019.

*Sumber: Laporan Tahunan PT NFC Indonesia Tbk. 2019